Kamis, 31 Oktober 2013

HARUSNYA KITA PUNYA PAKAIAN ADAT SENDIRI



Semua bangsa di dunia ini mempunyai pakaian adat sendiri-sendiri. Pakaian adat ini berbeda-beda sesuai suku dan derahnya. Hal ini juga berlaku di Indonesia yang mana negeri dengan banyak sekali suku dan budaya. Karena itulah pakaian adat kita berbeda-beda. 

Kita semua pasti bangga dengan keberagaman budaya ini, namun apa gunanya kalau tidak dilestarikan. Di Bali saya melihat masih banyak yang memakai pakaian adat. Saya juga melihat banyak sekali yang setiap hari memakai pakaian adat. Mungkin ini adalah hal yang sangat membanggakan bagi kita, namun bagaimana dengan suku kalian apakah masih banyak yang memakai pakaian adat setiap harinya.

Untuk melestarikan pakaian adat saya rasa kita harus sering memakainya karena dengan sering memakainya kita tidkakan kesulitan untuk memakai maupun beraktivitas. Saat ini saya sering sekali melihat ada banyak orang yang kesulitan memakai pakaian adat  daerahnya. Ada yang ke salon, dipakaikan orang tuanya dan lain-lain. Saat itu saya berfikir ”apa bedanya kita dengan orang asing yang tidak tahu cara pakai pakaian adat indonesia?”. Harusnya kita mengajari akanak kita memakai pakaian adat daerahnya agar mereka tidak kehilangan identitas dirinya. Mungkin jika setiap ada ritial kita suruh anak kita pakai pakaian adat sendiri tanpa bantuan orang lain agar mereka tahu cara memakainya.

Hal aneh yang saya temui di daerah saya adalah banyak pakaian adat yang salah dan banyak yang hanya dikenalkan pakaian adat kerajaan.Misalnya dari hal ornamen seperti manik-manik pakaian melayu yang mana sebenarnya tidak ada tapi di sini ada manik-manik pada pakaian adat melayu. Kemudian adalah pengguanaan jarik. Sebenarnya bangsa melayu pada bagian perut tidak memakai jarik seperti halnya jawa.orang melayu sama halnya dengan Malaysia yang pada bagian perutnya memakai samping yang berbentuk seperti sarung namun lebar kainnya setengah dari lebar kain sarung.

Seperti yang sudah saya katakan di atas tadi bahwa banyak anak muda yang hanya dikenalkan pakaian adat untuk kerajaan. Hal ini terjadi dikampungku sendiri. Banyakanak muda hanya tahu pakaian adat jawa untuk kerajaan dan tidak mengenal pakaian adat untuk rakyat biasa. Itulah mungkin yang menyebabkan mereka berfikir bahwa pakaian adat terlalu ribet. Memang pakaian adat sebenarnya terdiri dari pakaian kerajaan dan rakyat. Pakaian kerajaan memang didesan agar penggunanya sangat gagah saat memakainya karena itu banyak sekali perlengkapan yang cara memakainya rumit. Oleh karena itu banyak yang berfikir memakai pakaian adat sangatlah merepotkan sehingga mereka malas memakainya. 

Sebenarnya, pakaian adat untuk rakyat biasa sangatlah simpel dan tidak rumit karena yang dibutuhkan oleh rakyat adalah kepraktisan. Karena itu sekarang tidak ada alasan kan untuk malas memakai pakaian adat bangsa kita. Budaya merupakan identitas budaya dan sudah selayaknya harus melindunginya.

MATUR SEMBAH NUWUN

1 komentar: