Kamis, 11 Februari 2016

MODERNISASI UDHENG MALANGAN



Saat ini, modernisasi budaya tradisional sangat banyak dan tak terhitung jumlahnya. Modernisasi ini bertujuan agar penggunaan budaya tradisional lebih praktis dan tak memakan waktu lama. Hal ini juga terjadi pada udheng malangan yang dimodernisasi seperti blangkon. Udheng yang dulu cara memakainya diikatkan di kepala, sekarang telah berubah sama seperti blangkon. Dengan ini, penjualan bisa meningkat drastis. Modernisisi tersebut juga terjadi di daerah saya. Orang-orang memodernisasi udheng yang selama ini cara memakainya adalah dengan cara mengikatnya di kepala menjadi hanya diselubungkan saja, sehingga mirip dengan blangkon. Namun, hal yang saya pertanyakan adalah
 
1. Bagaimana nasib udheng tradisional Malangan?
2. Apakah udheng tradisional Malangan sudah dibukukan?
3. Apakah DISBUDPAR tahu cara membuat udheng tradisional?
4. Di mana udheng tradisional Malang saat ini?
5. Kenapa di berbagai acara Raka-raki tidak pernah dijumpai para raka raki yang memakai   
    udheng tradisional Malangan?
6. Siapa saja sekarang yang masih bisa membuat udheng tradidional Malangan?

Semoga udheng tradisional tidak tergeser kedudukannya oleh pemerintah, sehingga udheng tradisional tidak hilang dimakan zaman..



MATUR SEMBAH NUWUN

1 komentar: