Minggu, 13 November 2016

UDENG KHAS MALANG MULAI DIKENALKAN



UDHENG/IKET
1.    UDHENG: Berasal dari kata udheng yang berarti paham atau mudheng.
2.    IKET: Iket berasal dari kata iketatauikat yang bermakna mengikat hawa nafsu yang berpusat di kepala.
Udheng dan iket merujuk pada benda yang sama. Berikut ini adalah bentuk-bentuk dari udheng atau iket:
Udheng khas Malang dinamakan udheng kemplengan. Berikut ini adalah keterangan mengenai udheng kemplengan tersebut:
FILOSOFI


*Gunungan:
Gunungan yang terdapat pada baguan belakang udheng melambangkan kekuatan rakyat jawa yang kokoh bagai gunung dan juga merupakan lambang harapan yang tinggi.
*Jeprakan:
Jeprakan pada sisi kanan dan kiri memiliki tinggi yang sama, melambangkan keseimbangan pada hidup yang berarti kita harus adil atau seimbang dalam melakukan sesuatu.
*Puteran:
Pada bagian depan, udheng diputar, ini melambangkan keterkaitan pada hal-hal yang berkebalikan itu tidak bisa dipisahkan, misalnya: siang-malam, baik-buruk, tua-muda, dll.
*Tali wangsul:
Lambing orang jawa yang mana saat meninggal nanti akan wangsul atau pulang ke sang pencipta. Ikatan yang dihadapkan ke atas juga bermakna kita harus ingat kepada Tuhan.
Berikut ini adalah promosi udeng khas malang:

Pak Ari Sasongko- Ketua DPRD Kab. Malang
Anggota DPR RI

Pak arif – Budayawan Blitar


MATUR SEMBAH NUWUN

1 komentar: