Rabu, 04 Agustus 2010

BURUNG DALAM SANGKAR

     Manusia adalah makhluk yang senantiasa bersosialisasi.Manusia selalu ingin bertemu dan berkumpul untuk menyampaikan perasaan maupun pengalaman mereka.Tapi bagaimana dengan orang yang selama bertahun-tahun di rumah dan keluar hanya untuk bersekolah?
     Di desaku ada seorang anak yang sejak kecil oleh orang tuanya dilarang bermain dengan teman-temannya.Padahal anak laki-laki,tapi baru jam 9 malam saja sudah dijemput Ibunya dan dipaksa pulang.Kasihan sekali kan?bahkan pernah saat kami makssudku seluruh teman-teman di desa kami berkumpul dia dijemput paksa oleh orang tuanya.Sebenarnya dia sebal sekali dengan Ibunya.Dia ingin seperti anak laki-laki yang lain bisa main sampai malam.Maksudku bukan dugem yang sampai pagi tapi hanya bebicara dan berbagi pengalaman.Ya...biasalah anak muda selalu ingin berbagi pendapat.
Dulu juga pernah saat kamu pergi ke kolam renang.Waktu kami lagi asyik berenang tiba-tiba Ibunya datang.Dia langsung teriak-teriak minta anaknya untuk pulang.Yang lebih mengejutkan adalah dia disuruh pulang cuma gara-gara dia belum makan siang.Padahal kan dia laki-laki yang sudah disunat dan dia sudah STM.Kan malu sudah besar tapi masih disuruh makan.Lagipula diakan bisa makan sendiri.Diakan bukan anak bayi yang kemana-mana harus diantar.Benar-benar tega tu ibunya.Sehabis kejadian itu dia malu dan marah kepada ibunya.
     Pernah juga saat aku bermain ke rumahnya dia sudah disuruh masuk rumah padahal masih jam 8 atau 9.Detailnya sih saya lupa.Tapi yang jelas saat itu liburan dan kami hanya berbincang-bincang di depan rumahnya.Kan jadinya dia anak mami gitu.Katanya sih dia sebal dengan Ibunya.Tapi dia terpaksa melakukannya,daripada Ibunya marah-marah.
     Sampai sekarangpun dia masih dikurung.Padahal sekarang anaknya sudah lulus STM dan sudah siap untuk bekerja.Kan gak lucu kalau sudah menikah masih satu rumah dengan keluarganya.
Saran saya adalah bagi orang tua janganlah mengurung anak anda di rumah.Karena setiap orang memiliki keinginan termasuk anak anda.

1 komentar: