Rabu, 22 Januari 2014

PERBEDAAN SARUNG, SAMPING, JARIK



1. Apa itu sarung?
Sarung merupakan sepotong kain dengan panjang sekitar 2 m dan lebar 1 m. Kemudian kain yang panjang ini disatukan. Cara memakai sarung adalah dengan melilitkannya di pinggang. Cara memakai dan filosofi sarung berbeda-benda di setiap suku.







2. Apakah hanya orang islam yang punya sarung?
            Sebenarnya, sarung pada awalnya digunakan oleh orang islam dari timur tengah sana untuk beribadah karena itu merupakan sunah Nabi. Namun, di Indonesia sarung bukan hanya dipakai oleh orang islam saja. Hindhu di sebagian daerah juga memakai sarung. Jadi, intinya fungsi sarung di Indonesia dan di timur tengah berbeda.

3. Bagaimana penggunaan sarung di luar negeri?
            Di luar negeri seperti Tailan, Kamboja, Myanmar, Laos dan lain-lain dipakai oleh orang budha. Mereka menggunakan sarung sebagai baju santai dan juga sebagai pakaian untuk ibadah, Selain motif yang berbeda di setiap daerah, Perbedaan lainnya yang mencolok adalah jika di Indonesia sarung hanya dipakai oleh laki-laki, maka di negara seprti Laos, Kamboja, dan lain-lain dipakai oleh wanita.

            Perbedan yang mungkin tidak terlihat adalah cara memakainya. Di Indonesia, cara memakai sarung adalah dengan melipat ke bawah bagian atas, Namun di negara seperti Tailan, Kamboja dan lain-lain, cara memakainya seperti memakai sarung pantai yang ada di bali. 

4. Apa itu jarik?
            Merupakan sehelai kain berukuran panjang 2 m dan lebar 1 m. Jarik ada yang batik yang mana sering dipakai oleh para bangsawan, dan yang polos yang dipakai oleh rakyat biasa. Kita mungkin sering dikenalkan jarik batik, namun tidak ada yang memperkenalkan perbedaannya. Oleh karena itu banyak yang hanya tahu jarik batik saja.


JARIK DAN SETAGEN/CENTHING
JARIK TIPE PENDEK

JARIK TIPE PANJANG


            Fungsi lain jarik adalah pakaian perempuan saat mandi. Jadi agar pakaian mudah dilepas wanita zaman dulu memakainya saat mandi. Cara memakai pada wanita adalah dengan dibelitkan di tubuh (dari dada sampai paha).Cara memakainya sama dengan caramemakai handuk setelah mandi. Namun jarik juga bisa dipakai untuk pakaian keseharian. Cara memakainya adalah dengan membelitkannya di pinggang dan diikat dengan setagen/centhing yang mana merupakan sabuk tradisional yang panjangnya lebih dari 3 meter tergantung dari keinginan si pemakai.

Cara memakai jarik pada pria juga hampir sama yaitu dengan membelitkannya di pinggang kemudian diikat dengan setagen/centhing agar tidak mudah lepas. Pada pria, jarik dibagi menjadi 2 jenis, yaitu jarik yang panjang dan yang pendek. 

5. Apa itu samping?
             Hiasan di pinggang yang bentuknya seperti sarung. Ukurannya sama seperti sarung, namun lebarnya setengah dari sarung. Samping biasa dipakai oleh bangsawan melayu untuk menunjukkan kebangsawanannya. Dilihat dari motifnya, samping lebih cenderung mendekati motif sarung daripada jarik.
Bagaimana cara memakai samping?




SAMPING MOTIF BUNGA
Sebenarnya cara memakai samping sangatlah banyak tergantung jenis sampingnya. Namun, cara memakai samping pada umumnya adalah dibelitkan di pinggang, setelah itu diikat dengan sabuk tradisional yang terbuat dari sehelai kain dengan panjang sekitar 1 cm dan panjang 1 m tergantung dari keinginan si pemakai.

4. Suku mana saja yang memakai samping?
Suku yang memakai samping adalah suku yang kekerabatannya dekat dengan bangsa melayu. Contohnya seperti aceh, minang dan lain-lain. Jadi sampng tidak dipakai oleh suku seperti jawa, sunda bali dan lain-lain.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
1.      1. Banyak orang yang mengira sarung, jarik, dan samping merupakan benda yang sama, namun sebenarnya merupakan benda yang berbeda jauh. Hal ini terlihat dari teman saya yang sering bilang abdi dalem jogja selalu memakai sarung. Padahal kalau diperhatikan dengan sekama, itu adalah jarik. Jadi sebaiknya kita pelajari budaya kita lebih mendalam lagi agar tidak salah saat mempromosikan budaya.

2.      2. Sarung banyak dipakai orang islam dan hindhu, samping banyak dipakai suku atau bangsa dari rumpun melayu, dan jari banyak dipakai oleh suku atau bangsa yang kebudayaannya dekat dengan hindhu atau budha.


3.      3. Cara memakai sarung cuma ada beberapa saja, namun cara memakai samping sangatlah banyak dan lebih rumit dari sarung.  

4.      4. Di Bali, jarik disebut dengan kamen dan di Lombok disebut kamben.

5.      5. Cara memakai jarik di bali dan lombok berbeda dengan jawa dan Sunda.

6. Sarung dan samping terbuat dari sehelai kain yang disatukan antar ujungnya, sedangkan jarik merupakan sehelai kain yang ujungnya tidak disatukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar